Berikut ada 3 karakter
yang harus (wajib) dimiliki oleh guru bimbingan dan konseling untuk mengubah
pandangan negatif tentang bimbingan dan konseling :
a.
Sabar
Sifat sabar itu tidak boleh dikaitkan dengan sifat yang lemah, justru dapat menjadi senjata terkuat untuk mengatasi permasalahan. Mungkin di luar sana masih banyak guru pembimbing yang tidak bisa mengendalikan emosinya dengan baik sehingga tidak sabar menangani siswa-siswanya dan cepat marah. Hal tersebut akan membuat seorang guru ditakuti bukan dihormati, bahkan bisa dibenci oleh siswanya. Memang sifat sabar itu sulit untuk dilakukan, tetapi sebagai guru pembimbing yang profesional harus dan wajib memiliki sifat yang sabar.
Sifat sabar itu tidak boleh dikaitkan dengan sifat yang lemah, justru dapat menjadi senjata terkuat untuk mengatasi permasalahan. Mungkin di luar sana masih banyak guru pembimbing yang tidak bisa mengendalikan emosinya dengan baik sehingga tidak sabar menangani siswa-siswanya dan cepat marah. Hal tersebut akan membuat seorang guru ditakuti bukan dihormati, bahkan bisa dibenci oleh siswanya. Memang sifat sabar itu sulit untuk dilakukan, tetapi sebagai guru pembimbing yang profesional harus dan wajib memiliki sifat yang sabar.
b.
Ramah
Misalnya saja kita masuk ke dalam sebuah toko untuk membeli suatu barang, tetapi setelah masuk ke toko tersebut kita disambut dengan pelayan toko yang cuek, judes dan galak kepada kita, bagaimana perasaan kita? Kita pasti malas masuk toko itu lagi dengan hati yang menggerutu. Dalam setiap pekerjaan pun pasti menuntut profesionalnya untuk memiliki sifat yang ramah dan hangat untuk memberikan kenyamanan pada orang-orang yang dilayani,apalagi profesional bimbingan dan konseling. Bimbingan dan konseling menangani bidang kesiswaan, baik siswa pandai, siswa kurang pandai, siswa bermasalah dan siswa yang tidak bermasalah, jadi bimbingan dan konselimh berhubungan langsung dengan para siswa. Sebagai guru pembimbing yang baik, hendaknya selalu menyambut siswanya dengan ramah dan hangat agar kasusnya tidak sama dengan pelayan toko yang cuek, judes dan galak, karena bisa-bisa para siswa kapok datang ke ruang bimbingan dan konseling.
Misalnya saja kita masuk ke dalam sebuah toko untuk membeli suatu barang, tetapi setelah masuk ke toko tersebut kita disambut dengan pelayan toko yang cuek, judes dan galak kepada kita, bagaimana perasaan kita? Kita pasti malas masuk toko itu lagi dengan hati yang menggerutu. Dalam setiap pekerjaan pun pasti menuntut profesionalnya untuk memiliki sifat yang ramah dan hangat untuk memberikan kenyamanan pada orang-orang yang dilayani,apalagi profesional bimbingan dan konseling. Bimbingan dan konseling menangani bidang kesiswaan, baik siswa pandai, siswa kurang pandai, siswa bermasalah dan siswa yang tidak bermasalah, jadi bimbingan dan konselimh berhubungan langsung dengan para siswa. Sebagai guru pembimbing yang baik, hendaknya selalu menyambut siswanya dengan ramah dan hangat agar kasusnya tidak sama dengan pelayan toko yang cuek, judes dan galak, karena bisa-bisa para siswa kapok datang ke ruang bimbingan dan konseling.
c.
Bijaksana
Ini nih sifat yang harus menonjol dari seorang guru pembimbing, selalu
bijaksana dalam menghadapi permasalahan para siswa di sekolah. Seringkali, pada
saat guru pembimbing menjumpai siswa yang melakukan kesalahan, guru langsung
memberikan sanksi dan hukuman tanpa menggali terlebih dahulu masalah dari siswa
tersebut. Tidak jarang guru pembimbing memberikan hukuman fisik yang sebenarnya
dalam profesi bimbingan dan konseling hukuman fisik itu sangat dilarang.
Perilaku bermasalah yang dilakukan siswa itu pasti ada akar sebabnya dan hal
itulah yang sebenatnya harus ditangani. Kalau guru pembimbing tidak bijaksana
bagaimana mereka dapat membantu siswanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar