Senin, 06 Januari 2014

Karakter Guru BK

Seperti apa sih guru BK itu ?

Berikut ada 3 karakter yang harus (wajib) dimiliki oleh guru bimbingan dan konseling untuk mengubah pandangan negatif tentang bimbingan dan konseling :

a.       Sabar
     Sifat sabar itu tidak boleh dikaitkan dengan sifat yang lemah, justru dapat menjadi senjata terkuat untuk mengatasi permasalahan. Mungkin di luar sana masih banyak guru pembimbing yang tidak bisa mengendalikan emosinya dengan baik sehingga tidak sabar menangani siswa-siswanya dan cepat marah. Hal tersebut akan membuat seorang guru ditakuti bukan dihormati, bahkan bisa dibenci oleh siswanya. Memang sifat sabar itu sulit untuk dilakukan, tetapi sebagai guru pembimbing yang profesional harus dan wajib memiliki sifat yang sabar.

b.      Ramah
     Misalnya saja kita masuk ke dalam sebuah toko untuk membeli suatu barang, tetapi setelah masuk ke toko tersebut kita disambut dengan pelayan toko yang cuek, judes dan galak kepada kita, bagaimana perasaan kita? Kita pasti malas masuk toko itu lagi dengan hati yang menggerutu. Dalam setiap pekerjaan pun pasti menuntut profesionalnya untuk memiliki sifat yang ramah dan hangat untuk memberikan kenyamanan pada orang-orang yang dilayani,apalagi profesional bimbingan dan konseling. Bimbingan dan konseling menangani bidang kesiswaan, baik siswa pandai, siswa kurang pandai, siswa bermasalah dan siswa yang tidak bermasalah, jadi bimbingan dan konselimh berhubungan langsung dengan para siswa. Sebagai guru pembimbing yang baik, hendaknya selalu menyambut siswanya dengan ramah dan hangat agar kasusnya tidak sama dengan pelayan toko yang cuek, judes dan galak, karena bisa-bisa para siswa kapok datang ke ruang bimbingan dan konseling.

c.       Bijaksana
      Ini nih sifat yang harus menonjol dari seorang guru pembimbing, selalu bijaksana dalam menghadapi permasalahan para siswa di sekolah. Seringkali, pada saat guru pembimbing menjumpai siswa yang melakukan kesalahan, guru langsung memberikan sanksi dan hukuman tanpa menggali terlebih dahulu masalah dari siswa tersebut. Tidak jarang guru pembimbing memberikan hukuman fisik yang sebenarnya dalam profesi bimbingan dan konseling hukuman fisik itu sangat dilarang. Perilaku bermasalah yang dilakukan siswa itu pasti ada akar sebabnya dan hal itulah yang sebenatnya harus ditangani. Kalau guru pembimbing tidak bijaksana bagaimana mereka dapat membantu siswanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar